Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia

 
 FAQFAQ   PencarianPencarian   AnggotaAnggota   GroupGroup   PendaftaranPendaftaran 
 ProfilProfil   Login ke Pesan Pribadi AndaLogin ke Pesan Pribadi Anda   LoginLogin 

Software Payroll Indonesia

Masalah Transaksi Antar Perusahaan Satu Group

 
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> Aspek Perpajakan
Topik sebelumnya :: Topik selanjutnya  
Pengirim Message
Mario
Tamu





PostDikirim: Sel Okt 25, 2005 1:19 am    Judul: Masalah Transaksi Antar Perusahaan Satu Group Balas dengan kutipan

Bagaimana dengan transaksi-transaksi antarperusahaan dalam satu grup, misalnya pembelian bahan baku dari supplier yang masih dalam satu kepemilikan, dsb. Apakah akan menimbulkan masalah perpajakan?
Kembali Ke Atas
Hendro S
Tamu





PostDikirim: Sel Okt 25, 2005 1:20 am    Judul: Balas dengan kutipan

Transaksi antar perusahaan dalam penguasaan pemegang saham yang sama sangat mungkin mengindikasikan adanya hubungan istimewa antara kedua perusahaan tersebut. Memang secara formal terdapat batasan jumlah kepemilikan saham minimum yang mengindikasikan adanya hubungan istimewa. Namun, penguasaan dalam bentuk manajemen yang sama juga merupakan salah satu indikasi adanya hubungan istimewa antara kedua perusahaan yang terlibat transaksi.
Dengan kondisi demikian, sangat memungkinkan bagi pihak yang memiliki kepentingan untuk memberlakukan harga dan syarat transaksi atau mengadakan transaksi tertentu untuk mencapai tujuan tertentu, yang mungkin tidak dapat dilakukan jika kedua perusahaan tidak berada dalam penguasaan yang sama.
Jika ini terjadi, mungkin saja hal itu akan menyebabkan adanya pajak-pajak yang menjadi tidak terhutang, terhutang tidak dalam jumlah yang semestinya atau mungkin tertunda. Akibat seperti inilah yang tidak diinginkan oleh otoritas perpajakan.
Oleh sebab itu, seyogianya kedua perusahaan yang terlibat sangat perlu untuk memastikan kewajaran penyelenggaraan transaksi yang didukung oleh dokumen-dokumen yang cukup. Ini perlu dilakukan mengingat apabila Fiskus menemukan adanya transaksi sedemikian, mereka memiliki wewenang untuk menentukan kembali harga dan persyaratan transaksi sesuai dengan prinsip-prinsip kewajaran termasuk pajak-pajak yang mungkin terhutang berikut potensi dendanya.
Mungkin dapat kami katakan bahwa transaksi yang diselenggarakan dalam kondisi sejenis ini akan berpotensi menarik perhatian ekstra baik dari sisi Wajib Pajak maupun Fiskus.
Kembali Ke Atas
Tampilan pesan sebelumnya:   
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> Aspek Perpajakan Zona waktu menurut GMT
Halaman 1 dari 1

 
Navigasi:  
Anda tidak dapat mengirim topik
Anda tidak dapat menjawab topik
Anda tidak dapat mengubah pesan Anda
Anda tidak dapat menghapus pesan Anda
Anda tidak dapat mengikuti polling


Powered by www.pajak.net © 2005-2007