Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia

 
 FAQFAQ   PencarianPencarian   AnggotaAnggota   GroupGroup   PendaftaranPendaftaran 
 ProfilProfil   Login ke Pesan Pribadi AndaLogin ke Pesan Pribadi Anda   LoginLogin 

Software Payroll Indonesia

Pemanfaatan Fiskal Luar Negeri

 
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> PPh 21
Topik sebelumnya :: Topik selanjutnya  
Pengirim Message
kartini



Sejak: 01 Feb 2006
Post: 12

PostDikirim: Rab Feb 01, 2006 11:45 am    Judul: Pemanfaatan Fiskal Luar Negeri Balas dengan kutipan

Mohon bantuan untuk menjelaskan apakah diperkenankan pemanfaatan Fiskal Luar Negeri yang pembayarannya ditanggung sendiri oleh karyawan, sebagai bagian dari pembayaran PPh Pasal 21 karyawan yang bersangkutan. Apabila diperkenankan, apakah hal tersebut dapat dilakukan di bulan didapatkannya dokumen Fiskal Luar Negeri tersebut?
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
kartini



Sejak: 01 Feb 2006
Post: 12

PostDikirim: Rab Feb 01, 2006 11:48 am    Judul: Balas dengan kutipan

Secara umum orang pribadi yang akan bertolak ke luar negeri diwajibkan untuk membayar Pajak Penghasilan (PPh) yang dikenal sebagai Fiskal Luar Negeri (“FLN”). Namun demikian terdapat perkecualian di mana orang pribadi tertentu termasuk anak-anak dengan usia sampai dengan 12 tahun tidak perlu membayar FLN saat bertolak ke luar negeri.
FLN yang telah dibayarkan merupakan PPh yang dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari pembayaran PPh dimuka. Terdapat beberapa variasi mekanisme pemanfaatan FLN.
Pemanfaatan pembayaran FLN sebagai bagian dari pembayaran PPh karyawan diatur dengan ketentuan bahwa dalam hal pembayaran FLN ditanggung sendiri oleh karyawan, maka pemanfaatan FLN sebagai bagian dari pembayaran PPh hanya dapat dilakukan terhadap kewajiban PPh Perseorangan karyawan. Dalam hal ini FLN dapat digunakan untuk mengurangi (dikreditkan terhadap) total PPh yang masih terhutang pada saat penyusunan SPT Tahunan PPh Perseorangan.
Untuk keperluan pemanfaatan FLN sebagaimana diuraikan di atas, karyawan tersebut harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Pribadi. Jika karyawan tidak memiliki NPWP Pribadi maka berapapun besarnya FLN yang pembayarannya ditanggung sendiri oleh karyawan tidak dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari pembayaran PPh karyawan yang bersangkutan.
Berdasar prinsip di atas maka dalam hal karyawan menanggung sendiri pembayaran FLN, pemanfaatan FLN merupakan tanggung jawab karyawan, yaitu pada saat penyusunan SPT Tahunan Perseorangan.
Pemberi kerja tidak diperkenankan untuk memperhitungkan pembayaran FLN sebagai pengurang terhadap jumlah PPh yang terhutang atas penghasilan karyawan yang penyetoran dan pelaporannya wajib dilakukan melalui pemberi kerja (PPh Pasal 21).
Adalah tanggung jawab pemberi kerja untuk memastikan bahwa PPh Pasal 21 yang terhutang (baik pada bulanan maupun tahunan), disetorkan penuh oleh pemberi kerja ke Kas Negara (tanpa memperhitungkan jumlah FLN yang telah dibayarkan).
Penyimpangan terhadap kewajiban pemotongan dan penyetoran PPh Pasal 21 sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemberi kerja.
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
Tampilan pesan sebelumnya:   
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> PPh 21 Zona waktu menurut GMT
Halaman 1 dari 1

 
Navigasi:  
Anda tidak dapat mengirim topik
Anda tidak dapat menjawab topik
Anda tidak dapat mengubah pesan Anda
Anda tidak dapat menghapus pesan Anda
Anda tidak dapat mengikuti polling


Powered by www.pajak.net © 2005-2007