Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia

 
 FAQFAQ   PencarianPencarian   AnggotaAnggota   GroupGroup   PendaftaranPendaftaran 
 ProfilProfil   Login ke Pesan Pribadi AndaLogin ke Pesan Pribadi Anda   LoginLogin 

Jual Beli Mobil Bekas

Mekanisme perhitungan PPN Impor Kawasan Berikat

 
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> PPN dan PPnBM
Topik sebelumnya :: Topik selanjutnya  
Pengirim Message
konsultanpajak



Sejak: 13 Jul 2006
Post: 40

PostDikirim: Sab Jul 15, 2006 10:34 am    Judul: Mekanisme perhitungan PPN Impor Kawasan Berikat Balas dengan kutipan

Perusahaan tempat saya bekerja mendapat fasilitas Kawasan Berikat sehingga semua barang modal yang berhubungan dengan kegiatan produksi tidak dipungut PPN.

Bagaimana cara perhitungan DPP PPN dan Nilai PPN-nya dalam pelaporan SPM PPN terhadap barang impor ? Dokumen yang ada Invoice, Packing List dan BC 2.3 impor.
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
konsultanpajak



Sejak: 13 Jul 2006
Post: 40

PostDikirim: Sab Jul 15, 2006 10:35 am    Judul: Balas dengan kutipan

Berikut ini kami berikan ilustrasi :

PT. A merupakan perusahaan trading yang mendapat fasilitas KB (Kawasan Berikat).
Dari bulan Januari – April PT. A telah merealisasi ekspornya sebesar 50% dari nilai ekspornya. Pada bulan Mei PT. A menjual barang ke PT. B (DPIL) senilai Rp. 150.000.000,- belum termasuk termasuk PPN. Dibulan yang sama PT. A juga mengimpor barang modal senilai US$ 10.000, asumsi kurs saat itu adalah Rp. 8.150,- / 1 US$ atau sama dengan Rp. 81.500.000,- dimana Bea Masuknya adalah sebesar Rp. 8.150.000,- dan PPN-nya adalah sebesar Rp. 8.965.000,-.

Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 291/KMK.05/1997 pasal 14 (a), “Atas impor barang modal atau peralatan dan peralatan perkantoran yang semata-mata dipakai oleh PKB (Penyelenggara Kawasan Berikat) termasuk PKB merangkap sebagai PDKB (Pengusaha di Kawasan Berikat) diberikan penangguhan BM, tidak dipungut PPN, PPnBM dan PPh Pasal 22 Impor”

Atas dasar Peraturan Pajak diatas maka PPN Impor sebesar Rp. 8.965.000,- Tidak dipungut.
Dan karena PT. B merupakan perusahaan yang tidak mempunyai fasilitas KB, maka atas penjualan tersebut PT. B dipungut PPN Keluaran oleh PT. A.

Untuk perhitungan dalam Form 1195, adalah sebagai berikut :
a. Pada lembar induk 1195, di kode B 1.3.2 bagian Penyerahan kepada pihak lain yang bukan Pemungut PPN, diisi nilai dari DPP penjualan yaitu sebesar Rp. 150.000.000,-
b. Angka tersebut dijumlahkan di kolom B.1.4.
c. Setelah itu di lembar induk 1195 hal 2, di kode C.1.1. bagian Pajak Keluaran diisi besarnya PPN yaitu Rp. 15.000.000,-
d. Selanjutnya angka tersebut diisi pada kode E.1. Kurang Bayar sebesar Rp. 15.000.000,-
e. Pada kode F. bagian Jumlah Pajak Masukan yang Tidak Dapat Dikreditkan diisi Pajak Masukan Impor sebesar Rp. 8.965.000,-
f. Atas Kurang Bayar tersebut, PT. A harus menyetorkan ke Kas Negara dengan menggunakan SSP (Surat Setoran Pajak) melalui Bank Persepsi atau Kantor Pos.
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
Tampilan pesan sebelumnya:   
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> PPN dan PPnBM Zona waktu menurut GMT
Halaman 1 dari 1

 
Navigasi:  
Anda tidak dapat mengirim topik
Anda tidak dapat menjawab topik
Anda tidak dapat mengubah pesan Anda
Anda tidak dapat menghapus pesan Anda
Anda tidak dapat mengikuti polling


Powered by www.pajak.net © 2005-2007