Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia

 
 FAQFAQ   PencarianPencarian   AnggotaAnggota   GroupGroup   PendaftaranPendaftaran 
 ProfilProfil   Login ke Pesan Pribadi AndaLogin ke Pesan Pribadi Anda   LoginLogin 

Software Payroll Indonesia

Perhitungan HPP

 
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> Inventory
Topik sebelumnya :: Topik selanjutnya  
Pengirim Message
tasya



Sejak: 02 Ags 2006
Post: 1

PostDikirim: Rab Ags 02, 2006 6:46 am    Judul: Perhitungan HPP Balas dengan kutipan

Salam kenal,

Mau tanya nih, jika perusahaan membeli barang, lalu ada tambahan ongkos angkut, apakah ongkos angkut tsb masuk ke dalam HPP barang atau dipisahkan dalam perkiraan tersendiri ? Bagaimana juga dengan bea masuk maupun PPN yang tidak bisa dikreditkan ?
Terima kasih.
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
ramli_tan



Sejak: 26 Mei 2006
Post: 6
Lokasi: Medan

PostDikirim: Rab Ags 16, 2006 8:43 am    Judul: Re: Perhitungan HPP Balas dengan kutipan

[quote="tasya"]Salam kenal,

Mau tanya nih, jika perusahaan membeli barang, lalu ada tambahan ongkos angkut, apakah ongkos angkut tsb masuk ke dalam HPP barang atau dipisahkan dalam perkiraan tersendiri ? Bagaimana juga dengan bea masuk maupun PPN yang tidak bisa dikreditkan ?
Terima kasih.[/quote]

untuk ongkos angkut harus buat perkiraan tersendiri contohnya biaya angkut dan dimasukkan ke hpp contohnya Perhitungan HPP:

Persediaan Awal Rp. ****

Pembelian Rp. ****
Discount pembelian (Rp. ****)
Retur Pembelian (Rp. ****)
------------
Pembelian Bersih Rp. ****
Ongkos Angkut [u]Rp. ****[/u]
[u]Rp.****[/u]
Persediaan Tersediaan Untuk Dijual Rp. ****
Persediaan Akhir [u](Rp. ****)[/u]
Harga Pokok Penjualan Rp. ****

dan Untuk Bea Masuk dan PPN yang tidak dapat dikreditkan mungkin bisa dimasukkan sebagai menambah item pembelian

Demikian sedikit informasi yang dapat saya berikan




[/i]
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi MSN Messenger
l1vy4



Sejak: 27 Ags 2006
Post: 2

PostDikirim: Min Ags 27, 2006 1:47 pm    Judul: Balas dengan kutipan

ongkos angkut dapat mempengaruhi harga jual barang, jadi menurut saya ongkos angkut dapat dimasukkkan pada biaya pembelian dengan catatan harus terdiri atas rekening sendiri.

persediaan awal XX

pembelian xx
ongkos angkut [u]xx[/u]
jumlah barang yang dibeli [u]xx[/u] +
sedia akhir [u]xx[/u]-
hpp xx
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
chicie



Sejak: 25 Jun 2008
Post: 9

PostDikirim: Kam Nov 06, 2008 8:19 am    Judul: Balas dengan kutipan

jk diket.prsediaan awal :
24.000 unit x Rp.5.900 = Rp.141.600.000
15.000 unit x Rp.4.500 = Rp. 67.500.000
Total Persediaan = Rp.209.100.000

Kemudian tjd pnjualan
30.000 unit x Rp.7.000 = Rp.210.000.000
9.000 unit x Rp.7.000 = Rp. 63.000.000
Total Penjualan = Rp.273.000.000

Jadi brp-kah harga pokok penjualannya???
Mohon bantuannya ya...terimakasih...
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi Yahoo ID
dedi2004



Sejak: 12 Nov 2008
Post: 2

PostDikirim: Rab Nov 12, 2008 7:40 am    Judul: Balas dengan kutipan

[quote="chicie"]jk diket.prsediaan awal :
24.000 unit x Rp.5.900 = Rp.141.600.000
15.000 unit x Rp.4.500 = Rp. 67.500.000
Total Persediaan = Rp.209.100.000

Kemudian tjd pnjualan
30.000 unit x Rp.7.000 = Rp.210.000.000
9.000 unit x Rp.7.000 = Rp. 63.000.000
Total Penjualan = Rp.273.000.000

Jadi brp-kah harga pokok penjualannya???
Mohon bantuannya ya...terimakasih...[/quote]

[b]HPP nya sama dengan persediaan awal.
[/b]
24.000 x 5.900
6.000 x 4.500
9.000 x 4.500

total = 209.100.000,-

[u][/u]


Laughing Laughing
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
chicie



Sejak: 25 Jun 2008
Post: 9

PostDikirim: Sel Nov 18, 2008 5:10 am    Judul: Balas dengan kutipan

Terimakasih pak Dedi atas jawabannya
Saya ada pertanyaan lg ni pak..pertanyaannya hampir sama
jk diket.prsediaan awal :
24.000 unit x Rp.5.900 = Rp.141.600.000
15.000 unit x Rp.4.500 = Rp. 67.500.000
Total Persediaan = Rp.209.100.000

Kemudian tjd pnjualan
2.500 unit x Rp.7.000 = Rp. 17.500.000
9.000 unit x Rp.7.000 = Rp. 63.000.000
Total Penjualan = Rp. 80.500.000

Jadi brp-kah persediaan akhirnya???
Tolong dijawab ya pak, maklum pak saya bukan lulusan dari akuntansi
Mohon bantuannya ya...terimakasih...
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi Yahoo ID
dedi2004



Sejak: 12 Nov 2008
Post: 2

PostDikirim: Sel Desc 09, 2008 6:06 am    Judul: Balas dengan kutipan

[quote="chicie"]Terimakasih pak Dedi atas jawabannya
Saya ada pertanyaan lg ni pak..pertanyaannya hampir sama
jk diket.prsediaan awal :
24.000 unit x Rp.5.900 = Rp.141.600.000
15.000 unit x Rp.4.500 = Rp. 67.500.000
Total Persediaan = Rp.209.100.000

Kemudian tjd pnjualan
2.500 unit x Rp.7.000 = Rp. 17.500.000
9.000 unit x Rp.7.000 = Rp. 63.000.000
Total Penjualan = Rp. 80.500.000

Jadi brp-kah persediaan akhirnya???
Tolong dijawab ya pak, maklum pak saya bukan lulusan dari akuntansi
Mohon bantuannya ya...terimakasih...[/quote]

HPP: (metode FIFO)
2500 X 5900
9000 X 5900

PERSED. AKHIR :
(24000-11500) X 5900 =
15000 X 4500 =

total = Rp.141,250,000.00






Laughing
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
Adri87



Sejak: 24 Desc 2009
Post: 6
Lokasi: Makassar

PostDikirim: Kam Jan 28, 2010 9:00 pm    Judul: Re: Perhitungan HPP Balas dengan kutipan

[quote="tasya"]Salam kenal,

Mau tanya nih, jika perusahaan membeli barang, lalu ada tambahan ongkos angkut, apakah ongkos angkut tsb masuk ke dalam HPP barang atau dipisahkan dalam perkiraan tersendiri ? Bagaimana juga dengan bea masuk maupun PPN yang tidak bisa dikreditkan ?
Terima kasih.[/quote]

secara akuntansi
klo pake metode fisik maka biaya angkut pd saat beli dibuatkn akun = biaya angkut pembelian

tp klo pake metode perpectual maka biaya angkut pd saat beli langsung di debet ke persediaan..
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi Kunjungi situs pengirim Yahoo ID
jodici



Sejak: 15 Nov 2012
Post: 2

PostDikirim: Kam Nov 15, 2012 11:52 am    Judul: menghitung hpp Balas dengan kutipan

jika sediaan barang b1 per-1 juni 2010 [email protected]

dan transaksi pembelian bulan juni 2010 sbb:
pembelian ke-1, [email protected]
pembelian ke-2, [email protected]
pembelian ke-3, [email protected]

sediaan barang b1 per-30 juni 2010 sebanyak 10.000kg.
penjualan selama bulan juni 2010 sebanyak [email protected]

berapa harga pokok penjualannya?
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi Kirim email
Tampilan pesan sebelumnya:   
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> Inventory Zona waktu menurut GMT
Halaman 1 dari 1

 
Navigasi:  
Anda tidak dapat mengirim topik
Anda tidak dapat menjawab topik
Anda tidak dapat mengubah pesan Anda
Anda tidak dapat menghapus pesan Anda
Anda tidak dapat mengikuti polling


Powered by www.pajak.net © 2005-2007