Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia

 
 FAQFAQ   PencarianPencarian   AnggotaAnggota   GroupGroup   PendaftaranPendaftaran 
 ProfilProfil   Login ke Pesan Pribadi AndaLogin ke Pesan Pribadi Anda   LoginLogin 

Software Payroll Indonesia

(Ask) PP No.7 tahun 2007

 
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> PPN dan PPnBM
Topik sebelumnya :: Topik selanjutnya  
Pengirim Message
condet76



Sejak: 24 Jan 2007
Post: 3
Lokasi: Jak's, Indo

PostDikirim: Rab Jan 24, 2007 9:53 am    Judul: (Ask) PP No.7 tahun 2007 Balas dengan kutipan

Sebelumnya salam kenal semua..
Saya ingin bertanya tentang PP No.7 Tahun 2007 tentang Pembebasan PPN atas BKP tertentu yang bersifat strategis.
Pertama yang ingin saya tanyakan bagaimana mekanisme pelaksanaannya? apakah kami tetap melaporkan dan menerbitkan faktur pajaknya atau tidak?
Kedua Atas PPN masukan yang diterima bagaimana perlakuannya? apakah tetap dikreditkan utk kemudian direstitusi ataukah dibiayakan?

Saya mohon pencerahannya dari para ahli disini, terima kasih.
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
saitoni



Sejak: 29 Jan 2007
Post: 120

PostDikirim: Sel Jan 30, 2007 3:13 am    Judul: Balas dengan kutipan

SURAT EDARAN
Nomor SE-01/PJ.02/2007


TENTANG

PENYAMPAIAN KETENTUAN MENGENAI IMPOR DAN/ATAU PENYERAHAN BARANG KENA PAJAK TERTENTU YANG BERSIFAT STRATEGIS YANG DIBEBASKAN DARI PENGENAAN PPN


Bersama ini disampaikan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2001 tentang Impor dan/atau Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu Yang Bersifat Strategis Yang Dibebaskan dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai.

Sehubungan dengan terbitnya peraturan tersebut di atas, hal-hal yang perlu mendapat perhatian adalah:
1. bahwa Peraturan Pemerintah tersebut ditetapkan pada tanggal 8 Januari 2007 dan mempunyai daya laku surut sejak tanggal 1 Januari 2007.
2. sejak berlakunya peraturan tersebut, Barang Hasil Pertanian yang dibebaskan dari pengenaan PPN tidak lagi dibatasi hanya atas penyerahan oleh petani atau kelompok petani. Oleh karena itu atas impor atau penyerahan Barang Hasil Pertanian yang dilakukan oleh pengusaha baik orang pribadi atau badan dibebaskan dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai.
3. yang dimaksud dengan barang hasil pertanian adalah barang yang dihasilkan dari kegiatan usaha di bidang:
a. pertanian, perkebunan dan kehutanan;
b. peternakan, perburuan atau penangkapan, maupun penangkaran; atau
c. perikanan baik dari penangkapan atau budidaya,

yang dipetik langsung, diambil langsung atau disadap langsung dari sumbernya termasuk yang diproses awal dengan tujuan untuk memperpanjang usia simpan atau mempermudah proses lebih lanjut, sebagaimana telah ditetapkan dalam Lampiran Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2007.

4. mengingat aturan pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah tersebut di atas sedang dalam proses penyelesaian maka untuk mempermudah pemberian fasilitas pembebasan Pajak Pertambahan Nilai atas impor dan/atau penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu yang bersifat strategis dengan ini disampaikan bahwa:
a. tatacara pemberian fasilitas pembebasan Pajak Pertambahan Nilai dan penatausahaannya dapat berpedoman pada Pasal 5 Keputusan Menteri Keuangan Nomor 155/KMK.03/2001 tentang Pelaksanaan Pajak Pertambahan Nilai Yang Dibebaskan Atas Impor dan/atau Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu Yang Bersifat Strategis sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 371/KMK.03/2003
b. untuk pembebasan Pajak Pertambahan Nilai atas impor barang hasil pertanian tidak diperlukan surat keterangan bebas Pajak Pertambahan Nilai (SKB PPN)
c. untuk impor Barang Kena Pajak Tertentu yang bersifat strategis yang dibebaskan dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai atas Pemberitahuan Impor Barang (PIB), yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, wajib dibubuhi cap ”PPN DIBEBASKAN SESUAI PP NOMOR 12 TAHUN 2001 SEBAGAIMANA TELAH DIUBAH DENGAN PP NOMOR 7 TAHUN 2007"
d. untuk penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu yang bersifat strategis yang dibebaskan dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai atas Faktur Pajak, yang diterbitkan oleh Pengusaha Kena Pajak yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak yang bersifat strategis, wajib dibubuhi cap ”PPN DIBEBASKAN SESUAI PP NOMOR 12 TAHUN 2001 SEBAGAIMANA TELAH DIUBAH DENGAN PP NOMOR 7 TAHUN 2007".

5. Tatacara pemberian fasilitas pembebasan Pajak Pertambahan Nilai sebagaimana dimaksud pada angka 4 bersifat sementara sampai diberlakukannya ketentuan pelaksanaan yang baru.


moga-moga bisa menjawab pertanyaan @condet76
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
condet76



Sejak: 24 Jan 2007
Post: 3
Lokasi: Jak's, Indo

PostDikirim: Sel Jan 30, 2007 4:38 am    Judul: Balas dengan kutipan

thank's to saitoni.. Very Happy
tapi bagaimana dengan pajak masukannya??
kalo menurut saya sih kemungkinan besar tidak boleh dikreditkan..
Bagaimana tanggapan yang lain??
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
saitoni



Sejak: 29 Jan 2007
Post: 120

PostDikirim: Sel Jan 30, 2007 7:13 am    Judul: Balas dengan kutipan

[quote="condet76"]thank's to saitoni.. Very Happy
tapi bagaimana dengan pajak masukannya??
kalo menurut saya sih kemungkinan besar tidak boleh dikreditkan..
Bagaimana tanggapan yang lain??[/quote]





Sesuai Pasal 16B ayat (3) Undang-undang Pajak Pertambahan Nilai Barang Dan Jasa Dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2000 (UU PPN), diatur bahwa Pajak Masukan yang dibayar untuk perolehan Barang Kena Pajak dan atau perolehan Jasa Kena Pajak yang atas penyerahannya dibebaskan dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai, tidak dapat dikreditkan.
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
Tampilan pesan sebelumnya:   
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> PPN dan PPnBM Zona waktu menurut GMT
Halaman 1 dari 1

 
Navigasi:  
Anda tidak dapat mengirim topik
Anda tidak dapat menjawab topik
Anda tidak dapat mengubah pesan Anda
Anda tidak dapat menghapus pesan Anda
Anda tidak dapat mengikuti polling


Powered by www.pajak.net © 2005-2007