Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia

 
 FAQFAQ   PencarianPencarian   AnggotaAnggota   GroupGroup   PendaftaranPendaftaran 
 ProfilProfil   Login ke Pesan Pribadi AndaLogin ke Pesan Pribadi Anda   LoginLogin 

Software Payroll Indonesia

PPh Pasal 23 atas dividen

 
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> PPh 23/26
Topik sebelumnya :: Topik selanjutnya  
Pengirim Message
antona



Sejak: 31 Jul 2008
Post: 2

PostDikirim: Jum Ags 01, 2008 6:44 am    Judul: PPh Pasal 23 atas dividen Balas dengan kutipan

Kepada Para Pakar Pajak, tolong bantu saya donk :
Apakah ada aspek PPh pasal 23 (atas dividen) jika perusahaan mengkonversi Laba ditahan menjadi modal saham perusahaan sesuai dgn porsi saham masing2 pemegang saham?
Thanks banget :D
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
D-gun



Sejak: 11 Jul 2008
Post: 16
Lokasi: Jakarta

PostDikirim: Sen Ags 04, 2008 6:41 am    Judul: Balas dengan kutipan

Menurut saya, konversi laba di tahan menjadi modal saham dengan cara membagikan deviden kemudian memasukkan kembali sebagai modal saham, pasti dikenakan PPh 23 sebesar 15% atas devidennya.

Tetapi bila tidak di lakukan pembagian deviden, maka tidak bisa di masukkan kedalam modal saham, karena akan dianggap sebagai pengalihan pendapatan terselubung yg seharusnya di kenakan pajak.

Pajak akan melihat keluar masuknya uang. Karena secara pembukuan untuk mengkonversnya Pak Antona akan mencatat, RE pada modal. maka dengan sendirinya terlihat bahwa bapak melakukan pembagian deviden yang di kenakan pajak.

Ada tambahan atau koreksi dari rekan - rekan...
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi Yahoo ID
petrus19



Sejak: 09 Jan 2009
Post: 15
Lokasi: jakarta

PostDikirim: Rab Jan 14, 2009 2:59 am    Judul: Re: PPh Pasal 23 atas dividen Balas dengan kutipan

[quote="antona"]Kepada Para Pakar Pajak, tolong bantu saya donk :
Apakah ada aspek PPh pasal 23 (atas dividen) jika perusahaan mengkonversi Laba ditahan menjadi modal saham perusahaan sesuai dgn porsi saham masing2 pemegang saham?
Thanks banget Very Happy[/quote]

Penjelasan atas Aspek Perpajakan atas Dividen :
Berdasarkan Pasal 4 ayat 1 huruf g UU No. 36 Tahun 2008 bahwa dividen merupakan objek pajak. Dalam penjelasannya bahwa bentuk-bentuk dividen termasuk pembagian laba dalam bentuk saham. Dalam kasus yang saudara kemukakan hal tersebut termasuk dalam pengertian pembagian laba dalam bentuk saham yang mana laba ditahan akan dikonversi menjadi modal perusahaan dan didistribusikan sesuai dengan porsi saham masing-masing.

Berdasarkan Pasal 4 ayat 3 huruf f UU No. 36 Tahun 2008 bahwa dividen yang diterima oleh PT sebagai wajib pajak dalam negeri, koperasi, BUMN, BUMD atas penyertaaan modal pada badan usaha yang didirikan dan berkedudukan di Indonesia bukan objek pajak penghasilan dengan syarat bahwa dividen berasal dari cadangan laba ditahan dan kepemilikan minimal 25% dari modal yang disetor.

Berdasarkan penjelasan tersebut aspek perpajakan PPh Pasal 23 sbb :
Apabila yang menerima dividen adalah PT, Koperasi, BUMN, dan BUMD memiliki porsi saham minimal 25% dari modal yang disetor maka bukan objek PPh dan tidak dipotong PPh Pasal 23, namun apabila kurang dari 25% dari modal yang disetor maka dividen tersebut merupakan objek PPh dan dipotong PPh Pasal 23.

Apabila yang menerima adalah orang pribadi, yayasan, cv, fa, persekutuan, dan bentuk institusi lainnya selain yang diatur dalam Pasal 4 ayat 3 huruf f tersebut maka dividen tersebut merupakan objek PPh dan dipotong PPh Pasal 23.

Khusus untuk dividen yang diterima oleh Wajib Pajak orang pribadi sejak 01 Januari 2009 seiring dengan berlakunya UU No. 36 Tahun 2008 maka dikenakan tarif paling tinggi 10% dan bersifat final, hal ini diatur dalam Pasal 17 ayat 2c UU No. 36 Tahun 2008.

Rumus menghitung PPh Pasal 23 :
PPh Pasal 23 = Tarif PPh Pasal 23 X Penghasilan Bruto
Tarif PPh Pasal 23 untuk wajib pajak selain orang pribadi = 15% (tdk final)
Khusus untuk orang pribadi = 10% dan bersifat final
Ketentuan tarif ini berlaku sejak 01 Januari 2009, sedangkan untuk tahun sebelumnya tarif PPh Pasal 23 adalah 15% tanpa terkecuali.

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan semoga bermanfaat, apabila ada pertanyaan selanjutnya dapat dikirimkan lewat email [email protected]

Regards


Petrus Tulus Simanullang
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi Kirim email Yahoo ID
Tampilan pesan sebelumnya:   
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> PPh 23/26 Zona waktu menurut GMT
Halaman 1 dari 1

 
Navigasi:  
Anda tidak dapat mengirim topik
Anda tidak dapat menjawab topik
Anda tidak dapat mengubah pesan Anda
Anda tidak dapat menghapus pesan Anda
Anda tidak dapat mengikuti polling


Powered by www.pajak.net © 2005-2007