Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia

 
 FAQFAQ   PencarianPencarian   AnggotaAnggota   GroupGroup   PendaftaranPendaftaran 
 ProfilProfil   Login ke Pesan Pribadi AndaLogin ke Pesan Pribadi Anda   LoginLogin 

Software Payroll Indonesia

Bunga pinjaman

 
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> Aspek Perpajakan
Topik sebelumnya :: Topik selanjutnya  
Pengirim Message
sandy



Sejak: 31 Mei 2006
Post: 4

PostDikirim: Jum Jan 05, 2007 4:19 am    Judul: Bunga pinjaman Balas dengan kutipan

Minta bantuannya kepada rekan2 pajak krn masih minim pengetahuan pajak, di perusahaanku mempunyai bunga hutang pinjaman luar negri yang harus dibayar bulan ini namun dalam pencatatan hutang tersebut di catat dalam akun acrual dulu karena belum ada kepastian tingkat bunga pinjaman. Yang menjadi pertanyaan :
1. Apakah pencatatan yang di catat perusahaan sudah benar?
2. Apakah bunga pinjaman luar negri yang di catat menurut perusahaan akan dikenakan pajak? tarif pajak berapa?

Trima kasih atas bantuan rekan2, Sandy
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi Kirim email Yahoo ID
pajakinterus



Sejak: 18 Okt 2006
Post: 32
Lokasi: Jakarta

PostDikirim: Sen Jan 08, 2007 9:57 am    Judul: Balas dengan kutipan

mana mungkin pinjam kaga ada tingkat bunga???!!!

pasti ada ketetapan dalam MoU berapa besar bunganya.
kalo dicatat accruel sebagai hutang yg belum dibayar saat jatuh tempo ga masalah. tp jelas.

bunga yg dibayar ke LN harus di potong PPh atas bunga. liat aja di PPh pasal 23. tarifnya 15% dari nilai bruto. tapi kalau dia perusahaan dari LN maka bisa dikenakan pajak final sebesar 20%. jd harus liat juga dia Badan atau Orang Pribadi yg kasih pinjaman.

kalo badan kayaknya 15% dr bunga.
kalo pribadi kyknya 20% dr bunga. menyangkut PPh 21 org pribadi LN.
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi Kirim email
edyswa



Sejak: 04 Mar 2007
Post: 2

PostDikirim: Min Mar 04, 2007 3:50 pm    Judul: Balas dengan kutipan

Nggak masalah mau nyatet make accrual ato' cash basis
yang penting semua ada dasarnya.
Tapi klo yang berhubungan dengan bunga biasanya pake accrual,
dan suku bunga biasanya sudah tertera pada saat penandatanganan kontrak.....masalahnya jika bunga tersebut dirupiahkan
pasti harus menghitung laba/rugi selisih kurs atas realisasi pembayaran hutang...
besaran tarif tergantung dari negara mana pihak yang memberi hutang, soalnya tiap negara ada tax treaty-nya.....ada juga sih yang belum...
yang penting harus ada cetificate of residence-nya dulu.
PPh yang pasti muncul itu Pasal 26.....trus ada juga PPN atas jasa luar negeri....(CMIIW)
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi Yahoo ID
pajakinterus



Sejak: 18 Okt 2006
Post: 32
Lokasi: Jakarta

PostDikirim: Sab Mar 10, 2007 4:18 pm    Judul: edyswa Balas dengan kutipan

oh iya betul jg Embarassed . g lupa masuk pasal 26 untuk WP LN. final 20% tp kl ada tax treaty penghindaran pajak berganda maka tunduk ama tax treaty itu. Laughing Laughing
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi Kirim email
Tampilan pesan sebelumnya:   
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> Aspek Perpajakan Zona waktu menurut GMT
Halaman 1 dari 1

 
Navigasi:  
Anda tidak dapat mengirim topik
Anda tidak dapat menjawab topik
Anda tidak dapat mengubah pesan Anda
Anda tidak dapat menghapus pesan Anda
Anda tidak dapat mengikuti polling


Powered by www.pajak.net © 2005-2007